Menlu Hongaria: Saya Katolik, Pembakaran Alquran Tak Bisa Diterima!

Anton Suhartono
Peter Szijjarto (Foto: NurPhoto via Reuters)

“Jika Anda menghormati hak dan kebebasan, sejak awal Anda harus menghormati keyakinan Republik Turki atau Muslim. Jika Anda tidak menunjukkan rasa hormat, jangan tersinggung, Anda tidak akan mendapat dukungan dari kami sehubungan dengan NATO,” kata Erdogan, pekan lalu.

Swedia dan Finlandia sama-sama mengajukan keanggotaan bergabung dengan aliansi pertahanan itu sehubungan perang Rusia dan Ukraina.

Kedua negara harus mendapat persetujuan dari semua anggota NATO, berjumlah 30 negara untuk bisa diterima sebagai anggota. 

Keberatan Turki atas keanggotaan Swedia dan Finlandia awalnya dipicu dukungan negara tersebut terhadap Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Turki memasukkan PKK dalam daftar organisasi teroris. 

Hongaria juga belum menyetujui keanggotaan Swedia dan Finlandia. Szijjarto mengatakan masalah ini akan dibahas oleh parlemen Hongaria dalam sidang Ferbruari 2023.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

2 hari lalu

Prabowo Kutip Ayat Alquran saat Cerita Difitnah Pakar: Lebih Kejam dari Pembunuhan!

3 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

4 hari lalu

Istanbul Jadi Inspirasi Baru Modest Fashion, dari Ornamen Ottoman hingga Arsitektur Kota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal