Menlu Malaysia dan Filipina Cekcok di Twitter Gara-Gara Klaim Kepemilikan Sabah

Anton Suhartono
Menlu Malaysia dan Filipina cekcok di Twitter terkait klaim kepemilikan Sabah (Twitter)

"Ini sebuah pernyataan tidak bertanggung jawab yang dapat memengaruhi hubungan kedua negara. @MalaysiaFA akan memanggil Duta Besar Filipina pada Senin untuk meminta penjelasan. Sabah adalah, dan akan tetap, menjadi bagian Malaysia," kata Hishamuddin.

Cuitan Hishamuddin kembali direspons Locsin, "Anda memanggil duta besar kami untuk pernyataan sejarah faktual yang saya buat, bahwa Malaysia berusaha menggagalkan Arbitrage Award. Ini dilaporkan kepada kami oleh para diplomat di tempat kejadian dan pengacara kami dari Jerman."

Sabah merupakan titik sengketa sejak lama. Pada Februari 2013, para pengikut kesultanan Sulu mengklaim kemerdekaan, memicu bentrokan yang menewaskan puluhan orang.

Sultan Sulu pernah memerintah Sabah dan pulau-pulau di Filipina selatan. Namun wilayah itu jatuh ke tangan Inggris setelah Perang Dunia II yang kemudian bergabung dengan Malaysia pada 1963. Sebelumnya direbut Inggris, Sulu menyerahkan kedaulatannya ke Filipina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

4 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

4 hari lalu

Heboh, Puluhan Sekolah di Filipina Pulangkan Seluruh Siswa gegara Ancaman Penembakan

4 hari lalu

Dapat Kiriman Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kasus Asma dan ISPA di Malaysia Melonjak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal