Menlu RI Panggil Dubes Australia soal Pemindahan Kedubes di Israel

Anton Suhartono
Antara
Menlu Retno Marsudi (tengah) berjalan bersama Menlu Palestina Riad Al Malki (kanan) dan Walkot Bandung Oded M Daniel di Palestine Walk (Foto: Antara)

Dia menggambarkan usulan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedubes Australia sebagai hal yang masuk akal sehingga akan dipertimbangkan oleh pemerintah.

Sebelum menyampaikan rencana ini, Morrison sudah berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Hal itu diungkap Netanyahu dalam cuitannya.

"Dia memberi tahu saya, mempertimbangkan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kantor kedubes Australia ke Yerusalem. Saya sangat berterima kasih dengannya untuk hal ini," kata Netanyahu.

Pengumuman mengejutkan ini disampaikan beberapa hari sebelum pemilihan parlemen di Distrik Sydney, daerah dengan jumlah pemilih Yahudi cukup signifikan. Kandidat dari partai Liberal pimpinan Morrison, yang juga mantan duta besar untuk Israel, tertinggal dalam jajak pendapat.

Keputusan Morrison ini bisa saja menggaet suara dari kalangan Yahudi di Sydney. Jika kalah, maka kubu Morrison akan kehilangan mayoritas kursi di parlemen.

Sikap Morrison ini berbeda dengan PM Australia sebelumnya, Malcolm Turnbull. Pemerintah Turnbull secara tegas menentang keputusan Presiden AS Donald Trump yang memindahkan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem. Turnbull menyebut keputusan itu tidak membantu proses perdamaian di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

4 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

4 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

4 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal