GAZA, iNews.id - Hamas mengumumkan akan ikut serta dalam pemilihan umum (pemilu) Palestina mendatang. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Jalur Gaza tersebut siap membentuk koalisi nasional dengan berbagai faksi.
Israel dan berbagai kekuatan Barat menghendaki Hamas tak ikut serta dalam politik Palestina setelah perang melawan Israel pada Oktober 2023.
Anggota Biro Politik Hamas Hussam Badran mengatakan kepada stasiun televisi Al Aqsa TV, dikutip Kamis (13/8/2026), kelompoknya bersama sebagian besar faksi serta blok peserta pemilu Palestina menentang pemberlakuan syarat yang mengharuskan peserta mengadopsi program-program tertentu.
Komisi Pemilihan Umum Pusat Palestina serta lembaga peradilan sedang berupaya untuk memastikan warga Palestina bisa membuat program politik secara bebas.
Menurut Badran, pemilu anggota legislatif yang akan digelar pada November mendatang, pertama sejak 2006, sebagai kesempatan bersejarah untuk mengubah lansekap politik Palestina serta mengakhiri kebijakan nasional sepihak yang telah berlangsung 20 tahun.