Menteri Radikal Israel Ben Gvir Mundur: Gencatan Senjata adalah Kemenangan bagi Hamas

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir mundur dari kabinet PM Benjamin Netanyahu karena kecewa dengan kesepakatan gencatan senjata di Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Keamanan Nasional IsraelItamar Ben Gvir mengajukan pengunduran diri dari kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Minggu (19/1/2025). Politikus sayap kanan radikal itu mundur sebagai bentuk protes atas keputusan pemerintah menyepakati gencatan senjata dengan Hamas.

Bukan hanya itu, Ben Gvir menarik dukungan partainya, Otzma Yehudit, dari koalisi pemerintahan Netanyahu.

Oleh karena itu, dua politisi Otzma Yehudit lainnya juga mundur dari kabinet. Mereka adalah Menteri Warisan Budaya Amichai Eliyahu dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Negev dan Galilea Yitzhak Wasserlauf.

Surat pengunduran diri ketiga menteri radikal itu akan berlaku dalam waktu 48 jam sejak diajukan.

"Anggota Otzma Yehudit telah mengajukan pengunduran diri kepada Perdana Menteri. Kami menepati janji. Kami tidak akan menerima kesepakatan yang gegabah," kata Ben Gvir, dalam pernyataan di Telegram.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

MUI Puji Delegasi Indonesia Walk Out saat PM Israel Netanyahu Pidato di PBB

3 hari lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

3 hari lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

4 hari lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal