Menteri Radikal Israel Klaim Dapat Restu dari AS untuk Usir Warga Gaza

Anton Suhartono
l Bezalel Smotrich mengklaim negaranya telah mendapat restu dari AS untuk mengubah Jalur Gaza menjadi kota resor (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Politikus radikal sayap kanan IsraelBezalel Smotrich mengklaim negaranya telah mendapat restu dari Amerika Serikat (AS) untuk mengubah Jalur Gaza menjadi kota resor setelah mengusir atau merelokasi warganya ke negara lain.

Klaim itu disampaikan sang menteri keuangan dalam konferensi yang diadakan parlemen Knesset bertajuk "Riviera Gaza, dari Visi Menjadi Kenyataan, Selasa (22/7/2025).

"Kita mendapat lampu hijau dari Presiden Amerika Serikat (Donald Trump) untuk mengubah Gaza menjadi wilayah yang makmur, kota resor dengan lapangan kerja. Begitulah cara kita menciptakan perdamaian," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia melanjutkan, untuk mewujudkan rencana itu warga Gaza akan direlokasi secara bertahap ke negara lain.

Berdasarkan rencana, relokasi warga Gaza ke negara lain akan menjadi alat tawar untuk penyelesaian konflik di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

4 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

4 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal