Mesir Klaim Populasinya Sudah Lampaui 100 Juta Jiwa

Nathania Riris Michico
Gambar yang dirilis pada 11 Februari 2020, memperlihatkan layar yang menampilkan jumlah populasi di kantor pusat Kementerian Perencanaan Mesir di ibu kota Kairo. (FOTO: Mohamed el-Shahed / AFP)

Upah bulanan Shehata 2.200 pound (140 dolar), ditambah tip dari melayani pelanggan yang minum atau menyiapkan batu bara untuk pipa shisha, nyaris tidak menopang keluarganya.

Hampir satu dari tiga orang Mesir hidup di bawah garis kemiskinan, menurut angka CAPMAS yang dirilis tahun lalu.

Tingkat pengangguran sekitar 10 persen, dengan jutaan orang hidup tidak pasti tanpa perlindungan sosial.

"Saya benar-benar muak dengan kehidupan saat ini. Saya ingin memiliki pekerjaan di mana saya dapat menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan anak-anak saya," kata Shehata.

Dia saat ini bekerja setidaknya 16 jam sehari, beulm ditambah waktu yang dia habiskam untuk perjalanan yang melelahkan setiap hari.

Tingkat kelahiran di Mesir melonjak dalam 30 tahun terakhir; sekitar 1,5 juta bayi lahir setiap tahun. Namun angka kelahiran baru-baru ini melambat karena pemerintah Mesir mendorong kebijakan keluarga dengan anak sedikit.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Muslim
3 hari lalu

Al Quran Bahasa Isyarat Indonesia Curi Perhatian Dunia di Pameran Buku Kairo

Nasional
4 hari lalu

Perluas Jangkauan, Kemenag Kenalkan Perpustakaan Islam Digital di CIBF Mesir

Internasional
5 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal