Mesir Nyatakan Status Darurat Cegah Kerusuhan Dampak Kematian Muhammad Mursi

Nathania Riris Michico
Sindonews
Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi saat berada dipenjara. (FOTO: AFP / STR)

KAIRO, iNews.id - Pemerintah Mesir melakukan segala upaya untuk mencegah eskalasi sebagai dampak atas kematian mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi. Mereka sangat khawatir akan terjadi peningkatan pengerahan massa yang bisa berujung pada kerusuhan massal sebagai bentuk protes atas kematian Mursi.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mendeklarasikan status darurat untuk melakukan segala persiapan dan mencegah pengerahan massa.

Presiden Abdel-Fattah Al Sissi menempatkan pasukan tambahan untuk mencegah kekerasan yang bisa meluas ke berbagai wilayah Mesir. Pengerahan aparat keamanan juga sudah bisa dirasakan di berbagai kota besar di Mesir, terutama Kairo dan Alexandria.
Penyebaran aparat intelijen untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan juga dilakukan pemerintahan Sisi.

Hal itu dilakukan menyusul gerakan terlarang di Mesir, Ikhwanul Muslimin, yang menyerukan para pendukungnya untuk menggelar aksi untuk mengenang Mursi. Aksi massa kemungkinan besar akan digelar pada Jumat (21/6/2019) mendatang.

Untuk mencegah pergerakan massa lebih besar, otoritas Mesir sudah menutup berbagai stasiun radio dan surat kabar yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dubes Mesir Bangga Negaranya yang Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

16 hari lalu

Gempa M5,6 Guncang Mesir, Kemlu Patikan Kondisi WNI Aman

21 hari lalu

Militer AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Beberapa Kota

24 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Dubes Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal