Menteri Pariwisata dan Purbakala Khaled Al Anani mengatakan, sejumlah peti mati mungkin masih terkubur di area dekat piramida Djoser yang berusia 4.700 tahun itu.
“Jadi hari ini bukan akhir dari penemuan, saya anggap ini awal dari penemuan besar,” ujarnya.
Peti mati itu berasal dari periode akhir Mesir kuno, yakni sekitar abad ke-6 atau ke-7 sebelum Masehi.
Penggalian di Saqqara dalam beberapa tahun terakhir telah menemukan banyak artefak serta mumi ular, burung, kumbang, dan hewan lainnya.
Anani mengatakan semua peti mati akan dibawa ke Museum Besar Mesir (GEM) yang akan segera dibuka di dataran tinggi Giza.
Mesir berharap penemuan arkeologi dalam beberapa tahun terakhir ini serta dibukanya GEM bisa menggairahkan kembali sektor pariwisata yang mengalami guncangan akibat pemberontakan Arab Spring pada 2011 serta pandemi Covid-19.