Meski Terjadi Demo Besar, Hong Kong Tak Akan Cabut RUU Ekstradisi China

Nathania Riris Michico
Para pengunjuk rasa menghadiri rapat umum menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong. (FOTO: AFP)

Polisi antihuru-hara mengepung parlemen setelah demonstrasi damai berubah menjadi bentrok antara polisi dan pengunjuk rasa. Polisi melindungi kantor parlemen setelah massa bergerak menuju kantor legislatif tersebut.

"Saya kira itu bukan keputusan yang tepat bagi kita sekarang untuk mencabut RUU ini karena tujuan yang sangat penting yang ingin dicapai RUU ini," kata Lam yang diapit kepala keamanan dan peradilan Hong Kong.

"Sementara kami akan terus melakukan komunikasi dan (memberi) penjelasan, ada sedikit manfaat yang bisa diperoleh untuk menunda RUU ini. Itu hanya akan menyebabkan lebih banyak kecemasan dan perpecahan di masyarakat," ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, mengatakan dalam sebuah jumpa pers harian bahwa negaranya akan terus mendukung RUU ekstradisi yang hendak disahkan parlemen Hong Kong.

"Kami dengan tegas menentang kata-kata dan tindakan yang salah oleh pasukan asing untuk ikut campur dalam masalah legislatif SAR (Daerah Administrasi Khusus) Hong Kong," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
16 jam lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

5 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

7 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

7 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal