Sebelumnya, surat kabar corong Partai Komunis China dalam editorialnya menyatakan beberapa warga Hong Kong telah ditipu oleh kubu oposisi dan sekutu asingnya untuk mendukung kampanye anti ekstradisi.
Carrie Lam pada bulan lalu mengatakan tersangka kriminal yang melakukan kejahatan serius atau yang biasanya ditangani oleh Pengadilan Tinggi Hong Kong dengan hukuman minimum tujuh tahun yang akan diekstradisi ke China.
Seorang pejabat Amerika Serikat menyebut kini pihaknya sedang memantau situasi dengan cermat atas krisis di Hong Kong. Pejabat itu mempertanyakan kepercayaan rakyat Hong Kong terhadap masa depan "satu negara, dua sistem" yang diterapkan China pada wilayahnya tersebut.
"Itu menunjukkan betapa banyak orang Hong Kong menghargai otonomi mereka dan seberapa besar mereka menginginkannya terus berlanjut," kata pejabat itu yang berbicara dalam kondisi anonim.
Tara Joseph, presiden Kamar Dagang Amerika di Hong Kong mengatakan kredibilitas Hong Kong sedang dipertaruhkan.
"Pengesahan RUU ini datang dengan mengorbankan komunitas bisnis dan kami khawatir kepercayaan bisnis akan menderita," katanya.