Microsoft: Peretas Rusia dan Korut Berlomba Curi Informasi Vaksin Virus Corona AS

Arif Budiwinarto
Ilustrasi peretes (hacker). (foto: ist)

Pengungkapan peretasan muncul pada saat-saat penting dalam perlombaan global untuk memperoleh vaksin virus corona. Dua perusahaan biomedis AS, Pfizer dan Moderna, diklaim berada di urutan terdepan mendapatkan persetujuan darurat untuk mulai menginjeksi manusia pada akhir tahun ini.

Pada bulan Juli lalu, pejabat keamanan siber Inggris mengatakan kelompok peretas Rusia lain yang dikenal sebagai "Cozy Bear" juga menargetkan organisasi maupun fasilitas yang terlibat dalam pengembangan vaksin virus corona.

Kedutaan Rusia di Washington telah membantah tuduhan keterlibatan negara itu dalam spionase digital. Pejabat Korea Utara sebelumnya juga membantah melakukan peretasan di negara lain.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
1 hari lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
23 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
2 hari lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal