Militer AS dan Korsel Gelar Latihan Militer Udara, Korut: Hanya Memperburuk Situasi

Umaya Khusniah
AS dan Korsel melakukan latihan militer udara gabungan. (Foto: South Korean Defense Ministry)

Sementara itu, di hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan latihan militer bersama AS dan Korsel akan mendorong situasi ke 'garis merah ekstrem'. Selain itu, latihan itu juga akan mengubah semenanjung menjadi "gudang perang besar dan zona perang yang lebih kritis."

Dilansir dari kantor berita negara KCNA, Pyongyang tidak tertarik untuk berdialog selama Washington menerapkan kebijakan yang bermusuhan.

"Situasi militer dan politik di semenanjung Korea dan di wilayah tersebut telah mencapai garis merah ekstrem karena manuver konfrontasi militer yang sembrono dan tindakan bermusuhan AS dan pasukan bawahannya," kata seorang juru bicara kementerian yang tidak disebutkan namanya dalam pernyataan itu.

Korut menegaskan akan menanggapi tindakan militer apa pun yang dilakukan oleh AS. Korut yakin memiliki strategi penangkalan yang kuat, termasuk penggunaan kekuatan nuklir yang paling luar biasa jika perlu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Internasional
7 jam lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Seleb
14 jam lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal