Militer Myanmar Tangkapi Demonstran Penentang Kudeta 

Anton Suhartono
Mahasiswa berdemonstrasi di depan kampus kedokteran di Mandalay, menentang kudeta militer (Foto: Reuters)

Memukul panci atau perabot lain merupakan bagian dari tari tradisional yang biasa dilakukan untuk mengusir kejahatan atau karma buruk.

Selain itu petugas medis dari setidaknya 20 rumah sakit pemerintah ikut bergabung dalam penolakan kudeta. Ada petugas medis yang menggunakan pakaian hazmat yang di bagian belakangnya terdapat tulisan, ‘Kediktatoran harus gagal’. 

Sementara itu untuk media komunikasi, warga mengandalkan aplikasi pesan singkat offline Bridgefy yang hingga Rabu sudah diunduh lebih dari 1 juta kali di negara itu. Mereka menggunakan aplikasi tersebut sebagai solusi atas gangguan telepon dan koneksi internet sejak Senin lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Pelaporan Tiyo Ardianto Dinilai Bentuk Pengalihan Perhatian Publik

57 tahun lalu

Asfinawati Ungkap Konsep Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras-Agama: Bukan Orang per Orang

57 tahun lalu

UBK Ungkap Ketua BEM FH Terima Rp20 Juta, Diserahkan Lewat Oknum Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal