Miris, Banyak Masjid di Xinjiang China Dihancurkan

Anton Suhartono
Masjid Jiaman di Qira dipagari dan tak ada aktivitas di dalamnya (Foto: Reuters)

Pejabat China maupun Xinjiang mengatakan tidak ada tempat ibadah keagamaan yang dihancurkan atau dibatasi secara paksa.

"Sebaliknya, kami mengambil berbagai tindakan untuk melindungi mereka," kata Elijan Anayat, juru bicara pemerintah Xinjiang, mengenai kondisi masjid.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mengatakan beberapa masjid memang dihancurkan, sementara yang lainnya dikembangkan dan diperluas sebagai bagian dari revitalisasi perdesaan. Dia mengklaim umat Islam tetap bisa menjalankan ibadah secara terbuka, di rumah maupun masjid.

Soal pembatasan kepada jurnalis yang meliput di Xinjiang, Hua mengatakan para awak media harus berusaha lebih keras untuk bisa memenangkan kepercayaan dari rakyat China.

Para jurnalis termasuk Reuters mengunjungi lebih dari 20 masjid di tujuh kota Xinjiang dalam perjalanan selama 12 hari pada Ramadan.

Hasilnya, ada pemandangan kontras antara pernyataan pemerintah pusat yang mengaku melindungi masjid dan kebebasan beragama dan kenyataan di lapangan. Banyak bangunan masjid dihancurkan sebagian atau seluruhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
6 jam lalu

Program Peduli Masjid Terus Berlanjut untuk Kenyamanan Jemaah di Masjid Al Falah Srogol

Megapolitan
6 jam lalu

Pramono Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai saat Ramadan

Internasional
9 jam lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Nasional
9 jam lalu

Temukan Permainan Harga, Mentan Perketat Penjualan Sapi Hidup jelang Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal