Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Anton Suhartono
Ilustrasi petugas imigrasi AS menahan Leqaa Kordia, perempuan Palestina yang kehilangan ratusan anggota keluarga akibat serangan Israel ke Gaza (Foto: AP)

Sebelum ditahan, Kordia juga sempat ditangkap oleh pihak berwenang setempat pada 2024 karena mengikut demonstrasi pro-Palestina di Universitas Columbia.

Kordia dan para demonstrasn, termasuk beberapa kelompok Yahudi, memprotes penangkapan itu dengan alasan mereka dituduh mendukung Hamas. Pemerintah AS dianggap keliru menyamakan kritik terhadap serangan Israel ke Gaza dan pendudukan wilayah Palestina dengan antisemitisme. Selain itu upaya mengadvokasi hak-hak Palestina dianggap mendukung ekstremisme.

Menurut Kordia, saat itu, dia menjadi sasaran karena aktivitas pro-Palestina seraya menggambarkan kondisi di fasilitas penahanan dengan kotor, penuh sesak, dan tidak manusiawi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Kepala Dewan Keamanan Iran Ali Larijani Terbunuh, Presiden Bersumpah Balas Dendam

Buletin
10 jam lalu

Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Internasional
10 jam lalu

Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran

Internasional
18 jam lalu

Ini Alasan Iran Naikkan Upah Minimum 60% saat Negara Sedang Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal