Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Anton Suhartono
Ilustrasi petugas imigrasi AS menahan Leqaa Kordia, perempuan Palestina yang kehilangan ratusan anggota keluarga akibat serangan Israel ke Gaza (Foto: AP)

Amnesty International menyatakan, 175 anggota keluarga Kordia tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak akhir 2023.

Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri, Kordia ditangkap karena izin masa tinggalnya habis. Visa pelajarnya telah kedaluwarsa. 

Sebelum ditahan, Kordia juga sempat ditangkap oleh pihak berwenang setempat pada 2024 karena mengikut demonstrasi pro-Palestina di Universitas Columbia.

Kordia dan para demonstrasn, termasuk beberapa kelompok Yahudi, memprotes penangkapan itu dengan alasan mereka dituduh mendukung Hamas. Pemerintah AS dianggap keliru menyamakan kritik terhadap serangan Israel ke Gaza dan pendudukan wilayah Palestina dengan antisemitisme. Selain itu upaya mengadvokasi hak-hak Palestina dianggap mendukung ekstremisme.

Menurut Kordia, saat itu, dia menjadi sasaran karena aktivitas pro-Palestina seraya menggambarkan kondisi di fasilitas penahanan dengan kotor, penuh sesak, dan tidak manusiawi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

3 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar Kena Ranjau Iran di Selat Hormuz

20 jam lalu

Diancam Penjara oleh Trump, Anggota DPR Muslimah AS Ilhan Omar: Ada Motif Politik

21 jam lalu

Trump Ingin Penjarakan Politisi Muslimah AS Ilhan Omar

23 jam lalu

Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal