Miris, Turis Rusia Terdampar di Bali Tak Bisa Ambil Uang akibat Sanksi Negara Barat

Anton Suhartono
Konstantin Ivanov tak bisa menarik uang dari rekening banknya melalui ATM (Foto: Reuters)

Bali merupakan salah satu tujuan wisata tropis populer bagi turis Rusia. Puluhan ribu turis Rusia mengunjungi Bali sebelum pandemi Covid-19. Bahkan turis Rusia termasuk yang pertama masuk Bali sejak pemerintah Indonesia melonggarkan pembatasan pada 2021. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap, sekitar 1.150 warga Rusia masuk Indonesia pada Januari 2022 saja.

Kondisi serupa terjadi di Thailand di mana lebih dari 7.000 warga Rusia terdampar di negara itu. Mereka terdampar karena pembatalan penerbangan, ditambah lagi terkena dampak anjloknya nilai mata uang rubel dan masalah pembayaran.

Ekonomi Rusia menghadapi krisis paling parah sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991, setelah negara-negara Barat mengisolasi negara itu dari sistem keuangan global. Sistem pembayaran internasional SWIFT memutuskan beberapa bank Rusia dari jaringan. Visa dan Mastercard juga memblokir penggunaan kartu bank milik warga Rusia untuk transaksi di luar negeri terhitung sejak 9 Maret.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Internasional
10 jam lalu

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
7 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal