Mufti Arab Saudi Desak Para Imam Tak Rekam Video saat Pimpin Salat, Kenapa?

Anton Suhartono
Sheikh Abdul Aziz Al Sheikh mendesak para imam tidak merekam video saat memimpin salat kemudian mengunggahnya di media sosial (Foto: SPA)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi mendesak para imam dan penceramah untuk memperbaiki niat dalam beribadah. Keikhlasan harus diutamakan, apalagi selama bertugas di Bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, Mufti Agung Arab Saudi yang juga Ketua Dewan Ulama Senior Sheikh Abdul Aziz Al Sheikh mendesak para imam dan penceramah tidak merekam video kemudian mengunggahnya di media sosial dengan tujuan untuk mempromosikan diri. 

Dalam fatwanya, Sheikh Abdul Aziz mengungkapkan keprihatinan atas maraknya tren perekaman dan posting-an salat dan ceramah di masjid-masjid ke berbagai platform media sosial. Dia menegaskan, praktik tersebut bisa mengancam keikhlasan ibadah.

“Ikhlas adalah syarat diterimanya setiap ibadah,” katanya, seraya menambahkan menampilkan aktivitas keagamaan di depan umum dengan tujuan mendapat pujian atau perhatian, bertentangan dengan tujuan ibadah.

Pernyataan Mufti Agung Saudi tersebut disampaikan sebagai respons atas pertanyaan mengenai keputusan terbaru Kementerian Urusan Agama Islam yang melarang perekaman salat serta ceramah Ramadhan kemudian menyebarkannya di media sosial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Fakta-fakta Detoks Media Sosial, Berapa Lama Waktu Dibutuhkan?

2 hari lalu

Lepas dari Kecanduan Media Sosial, Ini 3 Aktivitas Bantu Pulihkan Mental

2 hari lalu

Detoks Media Sosial 1-2 Minggu, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

3 hari lalu

Jangan Sepelekan Kebiasaan Scroll Media Sosial, Otak Bisa Overstimulasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal