Mujarab Sembuhkan Pasien Covid-19, Ini Harga Obat Remdesivir

Anton Suhartono
Remdesivir hanya akan dijual di AS sampai September 2020 (Foto: AFP)

HHS dan otoritas kesehatan negara bagian telah mengalokasikan remdesivir ke rumah sakit pemerintah berdasarkan kebutuhan. Namun setelah September, HHS tidak berhak lagi menentukan ke mana obat dikirim.

"Ini merupakan kebijakan pertama AS. Akses untuk AS dijamin, tapi permintaan di seluruh dunia berpotensi melampaui pasokan," kata Rena Conti, ekonom perawatan kesehatan di Universitas Boston, dikutip dari The New York Times, Selasa (30/6/2020).

Remdesivir sejauh ini merupakan satu-satunya obat manjur untuk mempercepat penyembuhan pasien Covid-19 yang dalam kondisi parah. Hasil uji klinis besar-besaran yang disponsori Institut Kesehatan Nasional (NIH), obat tersebut mampu mempersingkat waktu pemulihan rata-rata 4 hari, namun tak mengurangi risiko kematian.

Sementara itu CEO Gilead Daniel O'Day mengatakan, tak ada patokan mengenai penentuan harga obat tertentu, termasuk remdesivir. Dia tak bisa memastikan berapa harga obat sampai ke pasien.

"Tidak ada buku pedoman tentang cara menentukan harga obat barudi saat pandemi," kata O'Day.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Prabowo soal Tarif AS: Kita Pasti Cari yang Menguntungkan!

Nasional
16 jam lalu

Meski Ada Perjanjian Tarif AS, Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tak Bisa Ditawar

Nasional
16 jam lalu

Prabowo soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Diutamakan!

Internasional
12 jam lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal