Muslim AS Ancam Tak Pilih Joe Biden di Pilpres AS kecuali Paksa Israel Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Muslim AS mengancam tak akan memilih Joe Biden dalam Pilpres AS 2024 kecuali bisa memaksa Israel gencatan senjata di Gaza (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Muslim Amerika Serikat (AS) kecewa dengan sikap Presiden Joe Biden terkait perang di Gaza. Mereka mengancam tak akan mendukung politikus Partai Demokrat tersebut dalam Pilpres AS 2024. 

Bukan hanya dari kalangan Muslim, ancaman serupa datang dari sesama aktivis Demokrat.

Beberapa aktivis Partai Demokrat mengatakan mereka akan memobilisasi jutaan pemilih Muslim untuk menangguhkan sumbangan serta tak memberikan suara dalam Pilpres AS 2024, kecuali jika Biden mengambil langkah segera untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza.

Dewan Nasional Muslim Demokrat, beranggotakan para pemimpin Partai Demokrat negara-negara bagian, seperti Michigan, Ohio, dan Pennsylvania, mendesak Biden memaksa Israel mau melakukan gencatan senjata. Mereka bahkan memberi waktu sampai Selasa (31/10/2023) pukul 17.00 waktu setempat.

"Menangguhkan dukungan, bantuan, atau suara bagi kandidat mana pun yang mendukung serangan Israel terhadap rakyat Palestina,” demikian isi surat terbuka bertajuk “Ultimatum Gencatan Senjata 2023" yang ditujukan kepada Biden, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (31/10/2023). 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!

5 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

19 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

21 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal