Muslim Rohingya Tolak Dipulangkan ke Myanmar Pascakudeta Militer: Bagaimana Mungkin Kami Aman

Anton Suhartono
Mohammad Jaffar, pengungsi Rohingya di Bangladesh, menolak dipulangkan ke Myanmar pascakudeta militer (Foto: AP)

Para pejabat Myanmar dan Bangladesh pada Januari 2021 kembali bertemu untuk membahas cara-cara memulai pemulangan. Kementerian Luar Negeri Bangladesh berharap reptriasi bisa dimulai pada Juni mendatang.

Seorang pengungsi, Mohammad Jaffar (70), mengatakan telah menunggu lama untuk bisa pulang ke Rakhine.

“Harapan bahwa kami bisa kembali sekarang pupus karena perubahan rezim di Myanmar. Pemulangan tidak akan aman sama sekali di bawah rezim ini. Jika kami kembali sekarang ke tangan orang yang bertanggung jawab atas penyiksaan, kami mungkin harus menanggung rasa sakit dua kali lebih dari sebelumnya," kata Jaffar. 

Pengungsi lain, Nurul Amin, juga menegaskan tidak akan mau dipulangkan saat ini.

"Bahkan jika mereka memaksa pulangkan kami, kami tidak akan setuju kembali dalam situasi seperti ini. Jika mereka memulangkan kami, mereka akan lebih menyiksa kami," kata Amin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Serangan Rudal Houthi ke Bandara Riyadh Tewaskan Seorang Jemaah Umrah

14 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal