Myanmar Tolak Hasil Penyelidikan PBB soal Pembantaian Muslim Rohingya

Anton Suhartono
Pengungsi Rohingya di Bangladesh memperingati satu tahun pembantaian warga di Rakhine oleh militer Myanmar (Foto: AFP)

Ada enam pejabat senior militer yang harus diseret ke pengadilan, termasuk panglima angkatan bersenjata Min Aung Hlaing. Laporan itu juga menyebutkan, enam orang tersebut seharusnya dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Kepala tim pencari fakta kasus Rohingya PBB, Marzuki Darusman, mengatakan, untuk merealisasikan pemeriksaan terhadap pejabat militer Myanmar, mereka harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya.

"Satu-satunya cara terus maju adalah meminta pengunduran diri (Min Aung Hlaing) dan dia segera mundur," kata mantan Jaksa Agung RI itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Indonesia Resmi Jabat Presiden Dewan HAM PBB

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Heran AS Bisa Serang Venezuela: PBB-nya Lemah Sekarang

Internasional
6 hari lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Internasional
12 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal