Nah, Bos FBI Waswas Serangan Teror Rusia yang Tewaskan 144 Orang Terjadi di AS

Anton Suhartono
Christopher Wray khawatir serangan teror di Moskow, Rusia, yang menewaskan 144 orang terjadi di Amerika Serikat (Foto: AP)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui serangan dilakukan kelompok radikal Islam, namun mencurigai Ukraina di balik aktor intelektualnya.

"Potensi serangan terkoordinasi di sini, di tanah air, mirip dengan serangan ISIS-K yang kita lihat di Russia Concert Hall beberapa pekan lalu,” kata Wray.

Dia juga berencana menekan anggota Kongres agar memperpanjang program pengawasan, sebagian besar ditujukan kepada umat Islam, yang akan berakhir bulan ini. Program itu, kata dia, menjadi alat yang sangat diperlukan untuk melawan musuh AS. 

Pengajuan terhadap perombakan terhadap program tersebut ditolak oleh DPR AS di tengah kekhawatiran dari bipartisan bahwa program tersebut tidak cukup membatasi kewenangan pengawasan pemerintah.

“Ini penting dalam mengamankan negara kita, dan kita sedang berada dalam masa krisis,” kata Wray.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Prabowo Ingin RI Untung Maksimal, Matangkan Strategi Perundingan dengan AS

Internasional
11 jam lalu

Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump

Internasional
13 jam lalu

4 Alasan Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
15 jam lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal