Nah, Imigran Afghan yang Tembak 2 Tentara Garda Nasional Pernah Tugas di Pasukan Khusus AS

Anton Suhartono
Pria Afghanistan pelaku penembakan 2 personel pasukan Garda Nasional AS pernah bertugas di pasukan khusus AS (Foto: AP)

Berdasarkan laporan yang diterima dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, Trump menyebut pelaku merupakan imigran asing asal Afghanistan.

“Sebagai Presiden Amerika Serikat, saya bertekad untuk memastikan pelaku kekejaman akan membayar dengan harga yang setimpal,” ujarnya.

Trump kemudian menyoroti kebijakan imigrasi pemerintahan Biden dengan mengatakan pelaku masuk AS pada September 2021, periode ketika Biden memimpin evakuasi besar-besaran warga Afghanistan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan.

“Pelaku yang ditahan adalah warga negara asing yang memasuki negara kita dari Afghanistan. Dia diterbangkan oleh pemerintahan Biden pada September 2021 dengan penerbangan-penerbangan keji yang dibicarakan semua orang,” kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal