Nah, Warga Israel Mulai Tak Betah Ingin Tinggalkan Negara Mereka Secara Permanen

Anton Suhartono
Warga Israel mulai tak betah tinggal di negaranya menyusul perang yang sedang berlangsung di Gaza dan lokasi lain (Foto: AP)

"Mengapa tidak seluruh sektor di sini (Israel) yang tidak mendaftar. Mengapa saya harus membiayai masyarakat yang tidak pergi bertugas?" kata Bennett, menambahkan.

Bennett juga mengecam para menteri Israel yang sibuk bertengkar siang dan malam serta menghina komandan tentara Israel. Pernyataannya itu merujuk pada Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir yang mengejek Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Berdasarkan data resmi pemerintah, sekitar 120.000 warga telah meninggalkan rumah mereka sejak 7 Oktober di Israel utara serta daerah sekitar Gaza akibat perang. Mereka masih tinggal di hotel-hotel berbagai daerah yang dibiayai uang negara. Tak jelas sampai kapan mereka terus mengungsi.

Hampir satu tahun konflik berlangsung tak ada tanda-tanda kapan berakhir. Bahkan perang semakin menjadi-jadi dengan serangan Israel di Tepi Barat. Upaya gencatan senjata yang diupayakan Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat (AS) selalu kandas oleh ulah Israel yang mengajukan syarat-syarat baru. 

Ini menunjukkan pemerintahan Benjamin Netanyahu sesungguhnya tak ingin mengakhiri perang. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
19 jam lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Internasional
20 jam lalu

Israel Pusing, Senjatanya Terlalu Canggih untuk Cegat Drone Murah Hizbullah

Internasional
1 hari lalu

Pilu! 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal