Napi Ini Serahkan Diri Setelah 30 Tahun Kabur dari Penjara, Alasannya Bikin Ngakak

Anton Suhartono
Seorang napi di Australia menyerahkan diri setelah sukses kabur selama 30 tahun (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Seorang narapidana yang melarikan diri dari penjara lebih dari 30 tahun lalu akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Alasannya menyerahkan diri terbilang kocak, yakni diusir dari kontrakan dampak dari pandemi Covid-19.

Pria bernama Darko Desic itu hidup dalam pelarian selama 3 dekade terakhir atas kasus ganja. Saat kabur Desic sudah menjalani hukuman penjara 13 bulan dari total 42 bulan. Dia didakwa karena menanam ganja di Grafton Correctional Centre, New South Wales.

Polisi mengatakan Desic kabur pada 1 Agustus 1992 malam dengan membobol sel menggunakan beberapa alat, seperti gergaji dan pemotong baut.

Desic termasuk buronan yang licin, berkali-kali petugas memburunya namun tidak pernah ditemukan.

Selama pelarian, dia memulai kehidupan baru dengan menyembuyikan identitas asli, bekerja sebagai tukang bangunan. Desic tinggal di sebuah rumah di Avalon, berjarak sekitar 700 kilometer  dari penjara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nadiem Makarim Ajukan Memori Banding Pekan Ini terkait Vonis 10 Tahun Penjara

57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal