Negara ini Jatuh Miskin dan Terlilit Hutang karena Kehabisan Tahi Burung 

Punta Dewa
Negara ini Jatuh Miskin dan Terlilit Hutang karena Kehabisan Tahi Burung , Nauru (Foto: AFP)

Sehingga, pulau ini menjadi tempat singgah bagi burung-burung yang bermigrasi antar benua.

Ribuan bahkan jutaan burung-burung yang singgah saat bermigrasi ini tentu saja membuang kotoranya di pulau ini. Kemudian, secara alami, kotoran-kotoran burung ini berubah menjadi kerak guano sebagai bahan baku fosfat (phosphate) yang bernilai ekonomi tinggi.

Ketika Nauru meraih kemerdekaannya di tahun 1968, ada sekitar 60 hingga 70 juta ton cadangan fosfat di pulau ini. Sejak saat itulah, rakyat di negara ini benar-benar menikmati kekayaan alamnya.

Hal ini dilakukan dengan bekerja di tambang-tambang fosfat dan menikmati segala kemewahan yang didapat dari penambangan ini.

Bukan hanya uang yang melimpah, pemerintah negara ini juga membebaskan pajak dan memberikan subsidi perumahan bagi rakyatnya secara besar. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Negara Kecil di Pasifik Ini Jual Kewarganegaraan Rp1,8 Miliar, kok Gitu?

3 tahun lalu

Sah! Nauru Bangun Kembali Ikatan Diplomatik dengan China usai Tinggalkan Taiwan

3 tahun lalu

Australia Hormati Keputusan Nauru Setop Hubungan dengan Taiwan dan Beralih ke China

3 tahun lalu

AS Sesalkan Nauru Putuskan Hubungan dengan Taiwan dan Beralih ke China

3 tahun lalu

Baru Selesai Pilpres, Taiwan Malah Kehilangan Satu Sekutu Diplomatik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal