Alasan utama negara-negara itu merayakan Natal pada awal Januari adalah penghitungan jatuhnya hari besar tersebut menurut Kalender Julian lama, yakni ada perbedaan 13 lebih lambat daripada Kalender Gregorian yang biasa digunakan negara Barat.
Kalender Julian dibuat pada masa pemerintahan Julius Caesar pada 35 SM dan digunakan secara luas sebelum diperkenalkannya kalender Gregorian sebagaimana diusulkan Paus Gregorius dari Roma pada 1582.
Meski demikian pada perkembangannya, beberapa negara mengakui dua perayaan Natal sebagai libur nasional.
Sebagian besar warga Rusia menganut Kristen Ortodoks.
Di Rusia, perayaan Natal identik dengan 12 hidangan guna mewakili 12 guru, biasanya disantap pada Malam Natal atau pada 6 Januari.
Belarusia juga merayakan Natal pada 7 Januari. Berbeda dengan Rusia, Belarusia menyantap panekuk dan ikan yang diletakkan pdaa meja yang di bawah telapaknya diletakkan jerami.