Negara-Negara yang Tak Merayakan Natal pada 25 Desember Beserta Alasannya

Cut Mutia Fahira
Negara-negara yang tidak merayakan Natal pada 25 Desember, salah satunya Belarusia (Foto: AP)

Alasan utama negara-negara itu merayakan Natal pada awal Januari adalah penghitungan jatuhnya hari besar tersebut menurut Kalender Julian lama, yakni ada perbedaan 13 lebih lambat daripada Kalender Gregorian yang biasa digunakan negara Barat. 

Kalender Julian dibuat pada masa pemerintahan Julius Caesar pada 35 SM dan digunakan secara luas sebelum diperkenalkannya kalender Gregorian sebagaimana diusulkan Paus Gregorius dari Roma pada 1582. 

Meski demikian pada perkembangannya, beberapa negara mengakui dua perayaan Natal sebagai libur nasional.

Daftar negara yang tidak merayakan Natal pada 25 Desember:

Rusia

Sebagian besar warga Rusia menganut Kristen Ortodoks.

Di Rusia, perayaan Natal identik dengan 12 hidangan guna mewakili 12 guru, biasanya disantap pada Malam Natal atau pada 6 Januari.

Belarusia

Belarusia juga merayakan Natal pada 7 Januari. Berbeda dengan Rusia, Belarusia menyantap panekuk dan ikan yang diletakkan pdaa meja yang di bawah telapaknya diletakkan jerami. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

2 bulan lalu

Setelah Rusak Patung Yesus, Tentara Israel Nistakan Patung Bunda Maria di Lebanon

2 bulan lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

3 bulan lalu

Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal