JAKARTA, iNews.id – Negara paling beruntung di dunia membuat banyak orang ingin mengunjunginya. Namun, label keberuntungan itu bukanlah hal yang mudah untuk diteliti dan dikaji, karena tidak ada standar yang baku terkait ukuran keberuntungan tersebut.
Kendati demikian ada beberapa aspek yang menjadi poin atau nilai dalam menentukan negara paling beruntung di dunia. Sebut saja taraf hidup, kesehatan, keamanan, harapan hidup yang tinggi, dan kesejahteraan.
The Economic Intelligence Unit (EIU) pada 2013 telah merilis negara-negara yang mendapat nilai terbaik dari aspek-aspek keberuntungan dan kebahagian di atas. EIU melakukan riset ini dengan cermat untuk mendapatkan indeks negara beruntung di dunia.
Berikut 9 negara paling beruntung di dunia sesuai survei EIU 2013:
Swiss menduduki peringkat pertama sebagai negara yang memiliki aspek kesehatan, keamanan, harapan hidup, dan kesejahteraan yang baik. Negara ini mempunyai ekonomi yang stabil dan makmur.
Selain itu, Swiss memiliki produk domestik bruto (PDB) yang stabil seperti produk jam tangan Army Swiss dan beberapa produk coklat terkenal di dunia seperti Lindt Swiss Classic Chocolate.
Negeri kanguru menyusul di urutan kedua negara paling beruntung di dunia. Negara ini punya sistem ekonomi pasar dengan PDB per kapita yang tinggi. Tingkat kemiskinan di negara ini sangat rendah.
Dalam indeks pembangunan manusia (IPM), negara ini menjadi peringkat kedua di dunia dan menjadi peringkat pertama pada indeks kemakmuran sesuai survei yang diterbitkan oleh Legatum pada 2008.
Negara yang menganut sistem pemerintahan parlementer ini memiliki cuaca yang menarik. Negara ini memiliki letak paling utara di bumi, menjadikan matahari akan muncul terus tanpa terbenam selama musim panas dan tidak akan terbit selama musim dingin.
Swedia merupakan negara terkaya urutan ketujuh di dunia berdasarkan PDB. Sumber ekonomi negara ini dengan memanfaatkan sumber daya alam utama negaranya seperti kayu dan sumber daya air, sehingga harapan hidup masyarakatnya sangat tinggi.
Denmark memiliki iklim bisnis yang baik menurut majalah Forbes sehingga kesejahteraan dan pendapatan negara ini sangat tinggi. Negara ini juga menjadi negara paling menyenangkan di dunia sejak 2006 sampai 2008 jika dilihat dari aspek kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan.
Sistem pendidikan sambil bermain untuk anak-anak di Denmark menurut mantan Mendikbud Muhadjir Effendy menjadi acuan pendidikan di dunia saat ini. Walaupun pelajaran yang diajarkan berat dan serius, tetap dilakukan dengan menyenangkan.
Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk dalam negara paling beruntung di dunia. Negara ini memiliki ekonomi pasar yang sangat maju karena menjadi salah satu negara perputaran perdagangan ekspor dunia.
Selain itu dari industri pariwisata negara ini juga sangat baik sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan di negara ini. Dengan promosi pariwisata hubungan kesehatan negara ini sebagai tujuan kesehatan wisata asing.