Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dan Donald Trump dilaporkan membahas kemungkinan serangan putaran kedua terhadap Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan membahas kemungkinan serangan putaran kedua terhadap Iran. Hal itu dibahas selama pertemuan keduanya pada Senin (29/12/2025) di resor pribadi Trump, Mar-a-Lago, Florida.

Portal berita Axios, mengutip beberapa sumber pejabat, melaporkan Netanyahu menyampaikan kekhawatiran Israel tentang program nuklir dan rudal Iran. Dia juga mengkhawatirkan kelompok Hizbullah Lebanon akan membangun kembali rudal jarak jauhnya.

Seorang sumber pejabat AS mengatakan, pembahasan itu mencakup kemungkinan menyerang Iran lagi pada 2026. Serangan pertama Israel yang dibantu AS ke Iran berlangsung pada Juni 2025. Serangan tersebut menargetkan infrastruktur nuklir dan kemampuan rudal Iran, menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Namun, pejabat itu menambahkan, meski Trump akan mendukung Israel untuk menyerang Iran kembali, jika negara itu terbukti melanjutkan program nuklirnya, upaya melalui negosiasi tetap dibuka.

Trump, dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Netanyahu, mengatakan jika Iran membangun kembali program nuklir, AS akan menghancurkannya, tanpa menyebutkan jangka waktu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

15 jam lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

16 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

14 jam lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal