Netanyahu juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap masa depan bantuan militer Amerika Serikat (AS). Dia menilai Washington kemungkinan akan mengakhiri bantuan pertahanan kepada Israel yang nilainya mencapai puluhan miliar dolar AS.
“Jika Anda berpikir kita akan terus menerima apa yang telah saya amankan dua kali, dan itu adalah puluhan miliar dolar bantuan Amerika untuk anggaran pertahanan, persiapkan diri Anda dan membiasakan diri menghadapi kenyataan bahwa itu tidak akan terjadi, karena Amerika telah berubah,” ujarnya.
Netanyahu menegaskan, berakhirnya bantuan militer AS hanya masalah waktu.
“Ini sudah berakhir, dan akan berakhir. Ini hanya masalah waktu,” katanya.
Pernyataan tersebut tampaknya merujuk pada meningkatnya penentangan dari kalangan politik AS terhadap bantuan militer untuk Israel, terutama terkait perang di Jalur Gaza.
Meski demikian, Netanyahu tidak menyebutkan kapan bantuan militer tersebut akan berakhir. Dia juga tidak mengumumkan adanya keputusan resmi pemerintah AS untuk menghentikan bantuan kepada Israel.
Berdasarkan pakta yang ditandatangani kedua negara pada 2016, AS berkomitmen memberikan bantuan militer senilai 38 miliar dolar AS kepada Israel selama periode 10 tahun yang akan berakhir pada 2028.