Netanyahu Feeling Israel Akan Dijatuhi Sanksi Ekonomi gegara Perang Genosida di Gaza

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengaku khawatir negaranya bakal dijatuhi sanksi ekonomi dan perbankan terkait perang di Jalur Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu mengaku khawatir negaranya bakal dijatuhi sanksi ekonomi dan perbankan terkait perang di Jalur Gaza. Dia meminta pemerintah Israel bersiap menghadapi kemungkinan tersebut, di tengah meningkatnya penentangan internasional terhadap kebijakan militer Israel.

Netanyahu memperingatkan, Israel harus mengembangkan sistem ekonomi dan keuangan alternatif agar mampu bertahan jika sanksi benar-benar diberlakukan. Dia juga meminta jajarannya menyiapkan langkah untuk mengantisipasi gangguan terhadap rantai pasok.

“Anda harus memahami bahwa mungkin ada sanksi, termasuk sanksi perbankan. Anda harus mempersiapkan ekonomi yang dapat mengatasi sanksi tersebut,” kata Netanyahu, dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel, Channel 10, dikutip Minggu (25/10/2026).

Saat ditanya apakah rantai pasok dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi sanksi ekonomi, Netanyahu menjawab, “Iya, itu salah satu caranya. Saya sudah meminta rencana untuk mempersiapkannya.”

Peringatan tersebut muncul ketika Israel menghadapi sorotan dan kecaman internasional atas operasi militernya di Jalur Gaza. Perang yang berlangsung di wilayah Palestina itu telah memicu tekanan terhadap pemerintah Israel, termasuk desakan agar dukungan internasional kepada negara tersebut ditinjau kembali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

AS Waspada! Personel Militer dan Warganya di Timur Tengah dalam Target Iran

11 jam lalu

AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Netanyahu: Amerika Sudah Berubah

15 jam lalu

Netanyahu Blak-blakan: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal