Netanyahu Ingkar Janji Belum Buka Perbatasan Rafah, Hamas Sebut Israel Fasis

Anton Suhartono
Hamas mengecam keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena belum membuka kembali perbatasan Rafah (Foto: AP)

“Kami menegaskan komitmen terhadap perjanjian tersebut dan keinginan untuk mengimplementasikannya, termasuk penyerahan semua jenazah sandera Israel yang tersisa,” bunyi pernyataan.

Hamas menuduh militer Israel bertanggung jawab atas kesulitan evakuasi jenazah. Banyak korban tertimbun di bawah puing-puing akibat bombardir besar-besaran yang dilakukan pasukan Zionis. 

“Tentara penjajah Nazi yang sama yang membunuh para sandera ini adalah pihak yang bertanggung jawab mengubur mereka di bawah reruntuhan,” demikian pernyataan Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Gubernur California Kritik Keras Netanyahu, Sebut Israel Negara Apartheid

Internasional
9 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
17 jam lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Internasional
24 jam lalu

Iran Protes: Jadi Korban Serangan AS-Israel, tapi Diposisikan Agresor oleh Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal