Netanyahu Ingkar Janji Belum Buka Perbatasan Rafah, Hamas Sebut Israel Fasis

Anton Suhartono
Hamas mengecam keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena belum membuka kembali perbatasan Rafah (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Hamas mengecam keras Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu karena belum membuka kembali perbatasan Rafah yang menjadi jalur utama bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. 

Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu menuding Netanyahu bersikap fasis dan sengaja menghambat proses kemanusiaan untuk keuntungan politik.

Hamas menuding Netanyahu sebgaja mengulur waktu dan gagal memenuhi janji untuk membuka perbatasan Rafah. Penutupan perbatasan itu membuat bantuan kemanusiaan tersendat dan memperburuk penderitaan warga Gaza.

“Keputusan menunda pembukaan pintu Rafah serta membatasi masuknya bantuan kemanusiaan membuktikan fasisme pemerintah Israel,” kata Hamas, dalam pernyataan di Telegram, dikutip Jumat (17/10/2025). 

Mereka menilai Netanyahu menjadikan penderitaan warga Gaza sebagai alat tawar politik di tengah tekanan internasional pascagencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

1 hari lalu

Israel Heboh! Netanyahu Ternyata Sudah Tahu Serangan Hamas, Politisi Desak Penyelidikan

1 hari lalu

Terungkap! Presiden UEA Sheikh MBZ Bisiki Netanyahu Sebelum Serangan Hamas 7 Oktober

2 hari lalu

Israel Akan Usir Jutaan Warga Gaza, AS: Tak Seorang pun Boleh Dipaksa Pergi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal