Netanyahu Ngotot ke New York meski Diancam Akan Ditangkap

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu tetap akan datang ke Kota New York, Amerika Serikat, pada September mendatang (Foto: Instagram)

"Dia mengadu domba satu kelompok warga New York dengan kelompok lain. Dia membuat mereka melawan orang Yahudi New York. Maksud saya, apakah kita berada di tahun 1930-an? Apa ini? Begitu banyak kebencian. Begitu banyak kebohongan," kata Netanyahu, merujuk pada penganiayaan Nazi terhadap orang Yahudi menjelang Perang Dunia II.

Para pengkritik Netanyahu dan Israel berulang kali membantah klaim bahwa kecaman mereka sama dengan antisemitisme. Saat berkampanye dalam Pemilihan Wali Kota New York pada 2025, Mamdani melakukan pendekatan ekstensif terhadap komunitas Yahudi New York.

Dalam pesan video pekan lalu, Mamdani menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang seraya mendesak pemerintah AS untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC terhadapnya jika memasuki AS.

Namun, Presiden Donald Trump bersumpah bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap selama berada di AS.

ICC pada November 2024 mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Irak Kutuk Serangan Gabungan AS-Arab Saudi ke Wilayahnya

5 jam lalu

Trump Murka Kapal Tanker Gas AS Diserang Drone: Kita Akan Serang Iran Sangat Keras 

8 jam lalu

Ancaman Keras Iran: Tak Akan Izinkan Kapal dari Negara Ini Lintasi Selat Hormuz

1 hari lalu

Trump Sudah Paham Akal-akalan Netanyahu, Ingin AS Terus Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal