Netanyahu Perintahkan Agen Mossad Bunuh Pemimpin Hamas agar Tak Kuasai Gaza Lagi

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu memerintahkan agen Mossad membunuh para pemimpin Hamas di mna pun (Foto: Reuters)

Israel kemudian memblokade total Gaza pada 2007 hingga saat ini. Namun pada 7 Oktober lalu, Hamas menggelar Operasi Badai Al Aqsa yang mengejutkan Israel maupun dunia. Dengan kondisi serba terbatas, kelompok perlawanan itu masih bisa menyerang Israel dari darat yang menimbulkan kerugian yang besar.

Sebulan lebih setelah pertempuran Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata kemanusiaan selama 4 hari. Dalam kesepakatan itu, Hamas akan membebaskan 50 sandera sipil Israel yakni anak-anak dan perempuan yang ditukar dengan 150 tahanan Palestina yang juga anak-anak dan perempuan.

Selain itu 300 truk bantuan kemanusiaan akan masuk Gaza, termasuk bahan bakar.

Perjanjian tersebut juga memungkinkan perpanjangan gencatan senjata dan pembebasan lebih banyak sandera dan tahanan anak-anak dari kedua pihak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Prabowo Tegaskan Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Dukung Kemerdekaan Palestina, Bukan Lucuti Senjata Hamas

Internasional
5 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
19 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
21 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
23 jam lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal