Netanyahu Sebut Gencatan Senjata di Lebanon Mungkin Singkat, Siapkan Perang Skala Penuh

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyiapkan perang skala penuh di Lebanon jika kesepaktan gencatan senjata dengan Hizbullah batal (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu siap melanjutkan perang di Lebanon jika kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah runtuh. Bahkan pada perang berikutnya, Israel akan mengerahkan kekuatan skala penuh.

"Saya belum berbicara tentang akhir dari perang, saya hanya bicara tentang gencatan senjata, mungkin singkat. Kami akan menggunakan kekuatan," kata Netanyahu, dikutip dari Sputnik, Jumat (29/11/2024).

Dia telah memberi perintah kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk memulai perang skala penuh jika terjadi pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Waktu gencatan senjata, lanjut dia, akan digunakan untuk menambah kekuatan personel serta persenjataan.

Sebelumnya Tentara Nasional Lebanon menyebut pasukan Israel melanggar perjanjian gencatan senjata beberapa kali pada Rabu dan Kamis atau hanya beberapa jam setelah kesepakatan dicapai. Israel dan Hizbullah menyepakati gencatan senjata sejak Rabu (27/11/2024) pukul 04.00 waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

22 jam lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

2 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal