Setelah Lebanon, Joe Biden Genjot Gencatan Senjata di Gaza

Anton Suhartono
Joe Biden membidik gencatan senjata di Jalur Gaza setelah Lebanon (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membidik gencatan senjata di Jalur Gaza setelah Lebanon. Oleh karena itu pemerintahannya akan berkoordinasi erat dengan Turki, Mesir, Qatar, serta negara lain dalam beberapa hari mendatang, untuk mewujudkan penghentian perang.

Pemerintahan Biden juga melanjutkan kembali komunikasi dengan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

Tujuan dari gencatan senjata juga untuk membebaskan semua sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza. Upaya tersebut, lanjut dia, juga untuk memastikan Hamas tak lagi berkuasa di Gaza setelah gencatan senjata.

"Selama beberapa hari mendatang, Amerika Serikat akan melakukan upaya lain bersama Turki, Mesir, Qatar, Israel, dan negara-negara lain untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dengan pembebasan sandera dan diakhirinya perang tanpa Hamas berkuasa," kata Biden, dalam pernyataan di media sosial X, Rabu (27/11/2024).

Sementara itu Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Netanyahu telah mencapai kesepakatan dengan Biden untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pemulangan para sandera, termasuk warga AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

3 hari lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

3 hari lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal