Netanyahu Usul Warga Palestina Diusir ke Saudi, Kemlu: Mentalitas Penjajah!

Anton Suhartono
Benjamin Nentanyahu menyebut negara Palestina seharusnya didirikan di dalam wilayah Arab Saudi (Foto: AP)

Menteri Negara UEA Khalifa bin Shaheen Al Marar menegaskan solidaritas penuh terhadap Arab Saudi dan mendukung negara tetangga tersebut terhadap segala ancaman atas keamanan, stabilitas, dan kedaulatannya. Kedaulatan Arab Saudi adalah garis merah dan UEA tidak akan membiarkan negara mana pun merusak atau melanggarnya.

Sebelumnya, Kemlu Mesir juga mengutuk pernyataan Netanyahu dengan menyebutnya sebagai pelanggaran langsung terhadap kedaulatan dan norma diplomatik Arab Saudi.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Channel 14, Netanyahu mengomentari host acara yang salah menyebut Palestina sebagai Arab Saudi.

Netanyahu lalu mengomentari, mungkin host ingin menempatkan negara Palestina di Arab Saudi yang memiliki banyak wilayah gurun yang bebas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Masuk Jebakan Hizbullah, 2 Tentara Israel Tewas Kena Bom di Lebanon

15 jam lalu

Kedubes Palestina Gelar Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta, Pramono Beri Dukungan Penuh

1 hari lalu

Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran

2 hari lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal