Ngeri, Langit Yunani Berwarna Oranye Kemerahan

Maria Christina Malau
Langit di sejumlah kota di Yunani Selatan berwarna oranye kemerahan pada Selasa 23 April lalu karena badai debu dari Gurun Sahara. (Foto: tangkapan layar YouTube Disaster Compilations)

ATHENA, iNews.id - Langit di sejumlah kota di Yunani, termasuk Athena berubah warna menjadi oranye kemerahan yang tampak mengerikan pada Selasa 23 April lalu. Pemandangan apokaliptik yang melanda Yunani selatan itu disebabkan badai debu dari Gurun Sahara.

Debu dari Gurun Sahara, Afrika itu bertiup melintasi Laut Mediterania dengan angin barat laut yang kuat hingga mencapai Yunani pada Selasa lalu. Langit di atas Acropolis dan landmark Yunani lainnya pun berubah warna menjadi dramatis.

Badai debu ini disertai angin berkecepatan 45 mph atau 70 km per jam. AccuWeather melaporkan, melalui satelit, debu dapat terlihat di sebagian besar pantai utara Libya, membentang ke selatan hingga gurun dan ke utara melintasi Laut Mediterania. Kualitas udara juga mencapai tingkat tidak sehat di beberapa bagian Yunani.

Langit di sejumlah kota di Yunani Selatan berwarna oranye kemerahan pada hari Selasa 23 April lalu karena badai debu dari Gurun Sahara. (Foto: Reuters)

Fenomena alam ini direspons pihak berwenang Yunani dengan mengeluarkan peringatan kepada warga terhadap bahaya partikel debu halus di udara untuk kesehatan. Langit diperkirakan akan cerah kembali mulai Rabu karena angin mulai bertiup ke arah timur.

"Peristiwa perpindahan debu Sahara yang kuat yang disebut Minerva Red yang terjadi di negara kita diperkirakan akan mereda," tulis Lagouvardos Kostas, ahli meteorologi dan direktur penelitian di National Observatory of Athens, dalam sebuah posting di Facebook, dikutip dari live science, Kamis (25/4/2024). 

"Dominasi angin barat-barat laut akan mengakibatkan perpindahan progresif konsentrasi debu yang tinggi ke Laut Aegea, sedangkan pada hari Kamis 25 April konsentrasi debu yang tinggi akan terdeteksi di Dodecanese, pulau-pulau Yunani di Laut Aegea tenggara."

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
27 hari lalu

Pengakuan Aktivis Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel, Dilecehkan hingga Dibiarkan Kedinginan

Sains
1 bulan lalu

Misteri Ledakan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Jakarta Terjawab, BRIN Beberkan Penyebabnya

Internasional
1 bulan lalu

Pasukan Israel Serbu Kapal Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla, Todong Senjata ke Aktivis

Mobil
2 bulan lalu

Kamera AI Berhasil Deteksi 229 Mobil Mewah Tak Bayar Pajak Senilai Rp201 Miliar di Gerbang Tol

Internasional
2 bulan lalu

Viral Video Israel Diserang Jutaan Lebah, Mengerikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal