Ngeri, Pesawat Penumpang Ditembaki Orang Tak Dikenal saat Akan Mendarat

Umaya Khusniah
Pesawat ditembaki orang tak dikenal, seorang penumpang luka. (Foto: AP)

Juru bicara pemerintah Zaw Min Tun mengatakan telah memberikan keamanan di sekitar bandara dan menuduh KNPP dan PDF menciptakan kekacauan di Loikaw dengan menembakkan artileri ke kota dan daerah dekat bandara.

Sejak militer merebut kekuasaan, sering terjadi bentrokan di Kayah antara tentara dan gerilyawan anti-pemerintah lokal di dekat sebuah pangkalan milik Batalyon Infanteri Ringan ke-54 milik pemerintah di selatan bandara. 

Media yang dikelola pemerintah pada Natal tahun lalu, KNPP dan PDF menyerang sebuah pesawat penumpang Myanmar National Airlines dengan empat roket 107mm. Roket meledak sekitar 2.000 meter (1,2 mil) timur bandara. Beruntung tak ada korban luka dalam serangan.

Pasukan Pertahanan Kebangsaan Karenni, kelompok pemberontak etnis lainnya, sebelumnya menyarankan agar tidak bepergian dengan Myanmar National Airlines. Alasannya, maskapai itu milik negara, jadi pendapatannya masuk ke militer. Tentara menggunakannya untuk memasok pasukan.

Petugas informasi Angkatan Pertahanan Kebangsaan Karenni, yang berbicara dengan syarat anonim menyebut tuduhan pemerintah tentang penembakan hari Jumat tidak lebih dari propaganda fitnah terhadap pasukan revolusioner oleh Dewan Militer.

“Landasan pacu dan area lapangan terbang dikelilingi oleh batalyon infanteri dan area keamanan tinggi. Jadi dengan mengatakan bahwa PDF menyerang pesawat hanyalah tuduhan,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
22 jam lalu

Penumpang Lansia Keluhkan Penutupan Stasiun Karet, Usul Layanan Penghubung ke BNI City

2 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

3 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

3 hari lalu

Mulai 1 September, Penumpang KRL Tak Lagi Naik-Turun di Stasiun Karet!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal