Ngeri Rusia Diduga Pakai Bom Vakum di Ukraina, Bisa Bikin Tubuh Manusia Menguap

Anton Suhartono
Rusia diduga menggunakan bom vakum dan bom curah di Ukraina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat (AS) Oksana Markarova menuduh Rusia menyerang negaranya dengan menggunakan bom vakum dan bom curah. Penggunaan senjata itu dilarang berbagai organisasi internasional.

"Mereka menggunakan bom vakum hari ini. Kehancuran yang coba dibuat Rusia di Ukraina sangat besar," kata Markarova, dikutip dari Reuters, Senin (1/3/2022).

Hal senada disampaikan lembaga HAM internasional, Amnesty International dan Human Rights Watch, yang menyebutkan pasukan Rusia tampaknya menggunakan amunisi curah yang telah dilarang secara luas.

Amnesty bahkan menuduh Rusia menyerang sekolah anak usia dini di timur laut Ukraina saat warga sipil berlindung di dalamnya.

Bom vakum atau senjata termobarik bekerja dengan menghisap oksigen dari udara sekitarnya untuk menghasilkan ledakan suhu tinggi. Senjata ini biasanya menghasilkan gelombang ledakan dengan durasi jauh lebih lama daripada bom konvensional serta bisa membuat tubuh manusia menguap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

18 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

19 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

20 jam lalu

Bukti Ganasnya Pembalasan Iran, Foto-Foto Kehancuran Pangkalan Militer AS Dirilis Media

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal