Operasi Imigrasi Terbesar AS Tangkap Ratusan Pekerja Korsel, Hyundai Jadi Target Pertama?

Anton Suhartono
Dari 475 pekerja pabrik Hyundai yang ditangkap, sebanyak 300 orang di antaranya warga Korea Selatan (Foto: ICE via AP)

Dampak bagi Investasi Asing

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran atas masa depan investasi perusahaan asing, khususnya dari Asia, di AS. Hyundai dan LG menggelontorkan dana miliaran dolar untuk memperkuat rantai pasok kendaraan listrik. Namun, dengan pulangnya ratusan pekerja, kelanjutan proyek di Ellabell, Georgia, bisa terganggu.

Pemerintah Korsel menegaskan akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi serta perusahaan-perusahaan terkait untuk memperbaiki sistem visa. Presiden Lee Jae Myung bahkan menyerukan langkah menyeluruh guna melindungi warganya yang bekerja di luar negeri.

Pengamat menilai, Hyundai kemungkinan hanya menjadi perusahaan besar pertama yang terkena operasi imigrasi berskala besar. Jika kebijakan ini berlanjut, perusahaan multinasional lain yang menggunakan tenaga kerja kontraktor asing berpotensi menghadapi masalah serupa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit

Internasional
6 jam lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
8 jam lalu

Trump Tak Tertarik Lanjutkan Perang Lawan Iran, Pilih Blokade Pelabuhan

Internasional
9 jam lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal