Organisasi Muslim Rusia Kecam RUU Larangan Pakaian Keagamaan Usulan Anggota Parlemen

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi muslimah berjilbab. (Foto: Reuters)

Pusat Koordinasi Muslim Kaukasus Utara juga menilai upaya Davankov menggunakan keamanan nasional sebagai dalih untuk mengatur lembaga pendidikan tidak dapat dipertahankan. "Berapa banyak gadis Muslim berhijab di lembaga pendidikan yang melakukan aksi teroris atau terlibat dalam penembakan di sekolah? Tidak ada fakta seperti itu," kata mereka.

Pada Kamis (4/7/2024) pekan lalu, mufti Republik Karachayevo-Sirkasia, Ismail Berdiev, mengeluarkan fatwa yang melarang sementara penggunaan niqab alias cadar yang dikenakan oleh sebagian perempuan Muslimah. Dewan mufti setempat mengeluarkan pedoman yang menyatakan bahwa pemakaian niqab, burqa, dan penutup kepala yang menutupi wajah di Rusia pada praktiknya berbahaya bagi umat Islam, dan menambahkan bahwa niqab tidak pernah menjadi pakaian tradisional di Kaukasus Utara.

Pada malam 23 Juni, gerombolan bersenjata menyerang dua gereja, dua sinagoge, dan sebuah pos polisi lalu lintas di Kota Derbent dan Makhachkala di Republik Dagestan. Peristiwa itu memicu operasi kontraterorisme dari aparat berwenang Rusia. Lima pelaku dalam penyerangan itu tewas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
11 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Internasional
16 jam lalu

Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi 

Muslim
21 jam lalu

Sengaja Tidak Membayar Zakat, Apa Konsekuensinya?

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal