Pakai Pesawat Tempur, Filipina Ingatkan China Tarik Ratusan Kapal dari LCS

Ahmad Islamy Jamil
Ratusan kapal China sedang bertambat di Whitsun Reef, kawasan perairan yang disengketakan dengan Filipina di Laut China Selatan. (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id – Militer Filipina mengirim pesawat tempur ringan ke perairan yang disengketakan di Laut China Selatan (LCS). Negara anggota ASEAN itu pun mengingatkan China agar menarik ratusan kapal dari perairan tersebut.

Keprihatinan internasional berkembang setelah Filipina memprotes kehadiran lebih dari 200 kapal China—yang diawaki oleh para milisi maritim—di LCS. Menurut Manila, kehadiran kapal-kapal itu mengancam stabilitas keamanan di kawasan.

Kapal-kapal China itu ditambatkan di Whitsun Reef, yang masih berada di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) 200 mil Filipina. Sementara, pesawat militer Filipina dikirim ke wilayah itu setiap hari untuk memantau situasi. 

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana mengatakan, militernya juga akan meningkatkan kehadiran armada Angkatan Laut Filipina di LCS untuk menggelar “patroli kedaulatan” dan melindungi para nelayan Filipina.

“Sumber daya udara dan laut kami siap untuk melindungi kedaulatan dan hak-hak kedaulatan kami,” ungkap Lorenzana dalam pernyataan yang dikutip Reuters, Minggu (28/3/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Menlu Sugiono: ASEAN Harus Bermanfaat ke Masyarakat, Jangan Jadi Arena Rivalitas

5 hari lalu

Prabowo Sebut Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul ke RI Bersejarah, Pertama dalam 15 Tahun

7 hari lalu

Gaikindo Serahkan Kepemimpinan ASEAN Automotive Federation ke Malaysia

11 hari lalu

7 Warga Keturunan Filipina di Bitung Dapat Status WNI usai Bertahun-tahun Tak Punya Kejelasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal