Palestina: Kami Memohon dengan Sangat kepada Indonesia....

Antara
Para relawan mengevakuasi korban serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)

“Nakba bukanlah kejadian masa lalu, tapi ini masih berlangsung. Untuk Israel, mengambil 78 persen dari Palestina yang bersejarah dengan kekerasan tidaklah cukup. Pencurian tanah, pengusiran, dan penekanan tak pernah berhenti satu hari pun. Serangan terhadap masyarakat Palestina hanya dapat dipahami melalui konteks ini,” kata Kedubes Palestina.

Saat ini, ketegangan masih terus meningkat. Sejak minggu lalu, Israel meluncurkan puluhan serangan udara di Gaza. Sementara, kelompok militan Hamas melakukan serangan roket terhadap kota-kota di Israel dalam peperangan yang pada Senin (17/5/2021) ini telah memasuki pekan kedua.

Sebelum konflik mengalami eskalasi, personel militer Israel mengusir keluarga-keluarga Palestina dari kawasan Sheikh Jarrah di Yerusalem. Serangan juga terjadi di Masjid al-Aqsa di Yerusalem selama Bulan Suci Ramadhan.

Menurut Kedubes Palestina, Gaza yang kini berada di bawah pengepungan permanen dan telah terputus dari hubungan dengan dunia luar selama 15 tahun. Masyarakat di wilayah itu tengah menderita serangan yang terburuk. Ribuan orang terluka, dan lebih dari 200 orang tewas termasuk puluhan perempuan dan anak-anak.

Kedubes Palestina mengatakan, rakyat Palestina telah menjadi sasaran uji coba senjata-senjata dan teknologi pengawasan yang dibeli oleh Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

2 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

2 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal