Pandemi Covid Meraja Lela, Kasus Bunuh Diri di Malaysia Meroket

Umaya Khusniah
Petugas tengah menyemprot area di Malaysia dengan disinfektan saat lockdown. (Foto: Reuters)

Polisi mencatat tiga alasan utama bunuh diri, termasuk hubungan keluarga yang bermasalah, tekanan emosional dan kendala keuangan.

ABIM mendorong masyarakat untuk bekerja saling membantu dalam kesulitan tanpa memandang ras dan agama. Salah satunya mendukung gerakan 'Kampanye Bendera Putih'.

Kampanye ini memungkinkan mereka yang sangat membutuhkan makanan dan bantuan untuk memasang bendera putih di depan rumah. Hal itu menandakan mereka membutuhkan pertolongan segera.

Sementara itu, Presiden Dewan Permusyawaratan Organisasi Islam Malaysia (MAPIM), Mohammed Azmi Abdul Hamid mengatakan, peningkatan kasus bunuh diri bisa menjadi bom waktu. Hal ini akan memperburuk situasi di Malaysia.

"Jika pemerintah tidak menanggapi semua sinyal ini dengan serius, dikhawatirkan situasinya akan menjadi lebih serius," katanya dalam sebuah pernyataan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
9 hari lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

10 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

10 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

11 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

11 hari lalu

Menkes Budi Ungkap Banyak Orang Indonesia Terindikasi Punya Kecenderungan Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal