Pandemi Covid Meraja Lela, Kasus Bunuh Diri di Malaysia Meroket

Umaya Khusniah
Petugas tengah menyemprot area di Malaysia dengan disinfektan saat lockdown. (Foto: Reuters)

Kementerian Kesehatan pada hari Selasa (29/6/2021) meminta warga Malaysia untuk lebih sadar dan peka terhadap lingkungan mereka. 

Direktur Jenderal Kesehatan, Noor Hisham Abdullah mengatakan, beberapa individu berisiko lebih tinggi menderita masalah kesehatan mental termasuk depresi. Apalagi bila mereka berada di bawah tekanan yang luar biasa atau ketika terisolasi dari jaringan dukungan teman dan keluarga.

“Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih mewaspadai anggota keluarga dan orang-orang di sekitarnya yang mungkin menunjukkan tanda-tanda depresi yang bisa berujung pada bunuh diri,” ujarnya.

Hingga saat ini, Malaysia telah mencatat lebih dari 765.000 kasus positif corona. Kasus kematian akibat virus ini mencapai 5.327 orang. Penambahan kasus positif Covid meningkat rata-rata 7.000 pasien baru setiap hari.

Pemerintah Malaysia memberlakukan penguncian total hingga jumlah kasus harian turun di bawah 4.000.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
9 hari lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

10 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

10 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

11 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

11 hari lalu

Menkes Budi Ungkap Banyak Orang Indonesia Terindikasi Punya Kecenderungan Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal