Pangeran Philip Dianggap sebagai 'Dewa' oleh Suku Terpencil Ini, Begini Kisahnya

Djairan
Penduduk Desa Yaohnanen ikut berduka atas meninggalnya Pangeran Philip (Foto: Daily Mail)

"Saya melihatnya (Pangeran Philip) berdiri di geladak dengan seragam putih, dan saya tahu dia adalah Mesias sejati," kata Jack, seperti diceritakan ulang oleh Joe.

Dalam kunjungan sekitar 50 tahun lalu itu, seorang pejabat pemerintah Inggris yang dijamu dengan makan malam mewah meninggalkan desa begitu saja, tanpa memberikan imbalan apa pun. Hal itu ternyata membuat Jack dan anggota sukunya marah.

Seorang pejabat lainnya kemudian merekomendasikan kepada Istana Buckingham bahwa foto Pangeran Philip yang ditandatangani beliau mungkin bisa mengobati ‘kemarahan’ tersebut. Sejak itu, penduduk desa merasa begitu diperhatikan oleh sosok Pangeran Philip.

Persiapan upacara berkabung dilakukan di Desa Yaohnanen. Makanan mewah disiapkan, seperti babi, sapi jantan, ayam, serta umbi-umbian dimasak oleh para perempuan yang mengenakan pakaian terbaik. Mereka merasa sangat kehilangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme

Nasional
9 hari lalu

KBRI London Adukan Bonnie Blue ke Pemerintah Inggris Buntut Hina Bendera Merah Putih

Internasional
19 hari lalu

Raja Charles Umumkan Perkembangan Pengobatan Kanker

Internasional
30 hari lalu

Raja Charles Sampaikan Duka Cita untuk Korban Banjir di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal