Pangeran Saudi: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Bakal Perkuat Iran

Nathania Riris Michico
Barisan kendaraan militer AS di Kota Manbij di Suriah utara. (Foto: Delil Souleiman/AFP/Getty Images)

Dia menambahkan, kepergian James Mattis dari jabatan menteri pertahanan AS amat mungkin tak membantu penyelesaian masalah.

"Jelas dia tidak setuju dengan pemerintah soal kebijakan Suriah sehingga dalam konteks itu keberadaannya akan menjadi tanda positif komitmen pada kebijakan tersebut," sebutnya.

Pangeran Al Faisal tak lagi menjadi bagian dari pemerintahan Arab Saudi, namun dia punya pengalaman di tubuh pemerintahan selama berpuluh tahun.

Koresponden BBC di Kementerian Luar Negeri, Barbara Plett, mengatakan pemaparan sang pangeran amat mungkin mencerminkan opini pemerintah Saudi tapi dia tidak berbicara atas nama pemerintah.

Pompeo yang sudah bertandang ke Irak, Yordania, Mesir, dan Bahrain, diperkirakan akan mendiskusikan soal Iran serta konflik di Yaman dan Suriah saat berkunjung ke Riyadh.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
3 jam lalu

18 Calon Haji Ilegal Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Sudah Bayar hingga Rp290 Juta

Internasional
7 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
16 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Nasional
24 jam lalu

Indonesia-Arab Saudi Berpotensi Rayakan Iduladha 1447 H Serentak pada 27 Mei

Internasional
1 hari lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal